Nama : Amir Fadhil Maghribi
Pendahuluan :
Pengertian manajemen
proyek adalah suatu system yang dibuat untuk memudahkan pekerjaan sehingga
lebih efisien dan efektif.
Definisi
proyek
Proyek didefinisikan sebagai
sebuah rangkaian aktifitas unik yang saling terkait untuk mencapai suat u hasil
tertentu dan dilakukan dalam periode waktu tertentu pula (Chase et al., 1998).
Menurut PMBOK Guide (2004) sebuah proyek memiliki beberapa karakteristik
penting yang terkandung di dalamnya yaitu
·
Sementara
(temporary).
·
Unik
artinya bahwa setiap proyek menghasilkan suatu produk, solusi, service atau
output tertentu yang berbeda-beda satu dan lainnya.
·
Progressive
elaboration adalah karakteristikp royek yang berhubungan dengan dua konsep
sebelumnya yaitu sementara dan unik. Setiap proyek terdiri dari langkah-langkah
yang terus berkembang dan berlanjut sampai proyek berakhir. Setiap langkah
semakin memperjelas tujuan proyek.
Siklus hidup proyek
proyek memiliki tahap – tahap untuk mencapai
keberhasilan dari proyek itu sendiri, berikut siklus – siklus nya :
1. Riset dan
pengembangan (R&D) Tahap penelitian pasar akan produk yang diinginkan
pasar, pembuatan model dan desain, pembuatan produk
2. Pengenalan ke Pasar Mulai dilempar ke
pasar, melihat bagaimana tanggapan pasar terhadap produk baru yang dimunculkan
3. Tumbuh Tahap di mana produk mulai
mendapatkan pembelian secara meningkat dari konsumen.
4. Matang
Tahap ini ditandai jumlah penjualan yang sudah mencapai maksimal dan sulit
untuk dinaikkan lagi. Ini sebagai kelanjutan dari tahapan tumbuh sebelumnya.
Perusahaan tinggal menjaga agar tahap in i bisa berlangsung lama karena
penambahan volume penjumlahan tidak mungkin lagi dilakukan.
5. Penurunan
Setelah tahap matang berakhir, maka penjualan produkb isanya akan mengalami
penurunan (deteriorasi).
6. berakhir
Tahapan terakhir adalah ke tika produk tidak lagi dibeli oleh konsumen. Siklus
hidup produk akan berakhir, tidak diproduksi lagi. Sesudah itu akan dimulail
agi siklus hidup ni i dengan kegiatan R&D
Berikut grafik siklus dari proyek
Dalam siklus hidup produk ini, sumbu-x menandakan
tahap-tahap perkembangan suatu produk . Sedangkan sumbu-y menunjukkan
pengeluaran biaya. Pada tahap awal diperlukan banyak biaya untuk investasi .
Manajemen Proyek-Konsep dan lmplementasi
Selanjutnya ketika produk sudah dilempar ke pasar,
akan ada pemasukan. Walaupun tidak setiap produk mengikuti tahap seperti ini,namun
umumnya pola perkembangan produk mempunyai siklus yang mirip.
Siklus-siklus ini merupakan pola terjadinya suatu
proyek
Sedangkan proyek juga memiliki yang di namakan tahap
– tahap proyek berikut tahap –tahapnya
·
Tahap
Konsepsi
·
Tahap
Perencanaan
·
Tahap
Eksekusi
·
Tahap
Operasi
Berikut
grafik nya
Organisasi Proyek
Jika suatu
perusahaan sudah cukup berkembang maka dibentuk organisasi yang bertugas untuk
mengkhususkan bidang- bidang menjadi suatu bagian khusus agar lebih
terstruktur.
Secara umum terdapat beberapa dasar penyusunan
struktur organisasi, yakni:
• Berdasar produk Misalkan perusahaan General
mempunyai pembagian organisasi berdasarkan produknya sehingga perlu dibentuk
beberapa divisi seperti General Motor, General Food dan General electric.
• Berdasar lokasi Beberapa perusahaan BUMN membagi
organisasinya berdasarkan wilayah regional seperti Telkom Devisi Regional Jawa
Timur atau Nokia untuk wilayah Asia dan lain-lain.
• Berdasar proses Beberapa perusahaan mungkin
membagi organisasinya berdasarkan proses pembuatan produk. Misalnya organisasi
dibagi menjadi departemen pengecoran, pengelasan dan finishing.
• Berdasar pelanggan Misalkan perusahaan A membagi
divisi produksi susu bayi dan susu dewasa untuk melayani pelanggan anak-anak
dan dewasa.
• Berdasarkan
Fungsi Perusahaan membagi organisasinya berdasarkan fungsi-fungsi seperti
keuangan, personalia, produksi dan lain-lain.
Tim Proyek
pengertian tim proyek
adalah semua personil yang tergabung dalam organisasi pengelola proyek. Ada personil fungsional dari
organisasi induk, ada juga personil yang menjadi inti dari tim. Tim inti hanya bertanggung jawab ke manajer proyek,
sedang kan personil fungsional melapor kepada kedua atasan, yakni manajer fungsional
dan manajer proyek.
Bagian-bagian tim proyek
Manajer
Proyek
Peran Manajer Proyek Dalam proyek peran Manajer
Proyek sangat penting dan menjadi sentral, di mana tanpa adanya MP maka tidak
akan ada manajemen proyek. Peran yang dimiliki seorang MP adalah sebagai integrator,
komunikator, pembuat keputusan, motivator, enterpreneur dan agen peubah.
Anggota tim proyek
·
Contract
Administrator terlibat dalam penyiapan proposal, negosiasi kontrak.
·
Project
Controller Tugas project controller adalah membantu manajer proyek dalam
perencanaan, pengendalian, pelaporan, dan evaluasi.
·
Project
Accountant Membantu pekerjaan akuntansi dan finansial kepada manajer proyek,
membantu mengidentifikasikan tugas yang perlu dikendalikan, menyiapkan estimasi
biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, menginvestigasi masalah-masalah
finansial.
.


